Puisi Hardho Sayoko
Mana dewa dewi teramat angkuh kembangkan sayap?
sabdanya disohor orang melebihi ujung mata pisau
telunjuk dan fatwanya sesakti ayat di kitab para wali
anak-anak kabut menghadang silau cahaya merkuri
Tak bersajak katamu jika bukan kertas
tak bermimpi katamu jika tak nilakandi
di sini kami tegar bukan sebagai kerani
Mana pengaku kerabat malaikat melipat sayap?
langkahnya ternyata tak seperti khabar selama ini
mereka bukan jelmaan dewa meski menggapai pelangi
hanya pemabuk lapar mengenakan jubah meniru padri
16o72010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar